Cintaku Terselip Di Bola Matamu

Cintaku Terselip Di Bola Matamu
Oleh: Neng Lilis Suryani – Pagi yang tak pernah kumiliki,, karna hanya Tuhan yang memilikinya dia yang menciptakannya. Tapi alangkah besar nikmat tuhan untukku, dengan udara yang menyapa manja, burung yang menyanyi dengan nada do, re, mi, jhahaha.. . Aku senang akan hidupku, aku punya sebuah dunia yang tak semua orang memilikinya, yang tak semuanya terasa nikmat bila di jalani sendiri. Tapi terkadang aku benci kehidupan ini, kehidupan yang hanya bertepuk sebelah tangan bila di angan-angankan, aku melihat dengan merasa, lewat tanda-tanda bahwa aku bisa melakukannya, ini keberuntunganku.
Meski aku terundung dunia yang gelap, dan senyap tapi hatiku tidak pernah buta, hatiku bisa merasakan hadirnya kehangatan cinta, untuk siapapun itu.
Kini 23 th usiaku. Dan dalam dua tahun sebelumnya aku telah mengagumi lelaki yang tak kusadari bahwa ia hanya sebuah angan untuk di miliki, mendampingi dan menjadi imam dalam keluarga yang ingin kumiliki kelak, panggil Ia Lutfhi,, atau uf,, lebih dekatnya.
Tapi kehidupan yang kita inginkan selalu tak sejalan, kesenjangan antara keinginan dan kenyataan di situlah terselip masalah. Masalah yang ku rasa terkadang membuat kegalauan yang teramat sangat menyiksa, apalagi yang bersangkut-paut dengan CINTA.
Ini terjadi saat aku dan Lutfhi duduk bersama di taman rumahnya, saat itu Lutfhi masih sama sepertiku saat ini..,,, buta,,
" Kalau saja aku bisa melihat aku ingin segera meminang seorang gadis yang sangat ku sayangi" ujarnya dengan wajah yang sayu.
" Siapakah perempuan itu?" tanyaku, yang ku harapkan akulah orangnya.
" Nanti kau juga tahu, aku ingin di saat aku melihat nanti aku ingin dialah orang pertama yang kulihat"
Tuhan siapa perempuan yang di katakannya? Aku sangat ingin akulah yang di maksudnya
" Ayolah Uf aku penasaran nih"
" Aku hanya ingin memberitahumu setelah aku bisa melihat"
" Tapi sampai kapan?"
" Jadi kamu ragu kalu aku akan bisa melihat dengan cepat?"
" Bukan begitu, tapi,,,"
" Sudah lah,,, aku tetap pada pendirianku, yang jelas jika aku melihat aku akan mengajaknya menaiki perahu pesiar yang akan kami nikmati berdua, menikmati angin laut, saat itu ia kedinginan dan aku akan memeluknya, romantis bukan?'
Semalaman aku memikirkannya, hingga aku sampai pada sebuah keputusan yang menjadikan perdebatan sengit diantara aku dan keluargaku, tapi aku tetap melakukannya. Dan tidak ada yang bisa menggoyahkannya. titik.
Aku benci hari ini, pengorbananku jatuh pada hari ini, demi Lutfhi, dia benar-benar meminag perempuan idamannya. Hari ini akad nikahnya, aku tak tahu aku kuat atau tidak jika mendengar suara mu Uf, mendengarmu mengucapkan nama perempuan lain yang tak lain adalah sepupuku sendiri Melani, aku tak tahu kamu selama ini diam-diam menyimpan perasaan untuknya, aku memakai kebaya merah, warna kesukaan aku dan Lutfhi saat dia masih berkhayal tentang warna merah yang menyemangatinya karena didalam mimipinya ia bertemu dengan perempuan berbaju merah.
Aku tidak akan datang aku hanya menitipkan sebuah surat untuk lutfhi kepada ibuku, Ibu memelukku erat menitikkan airmata bahagia aku anak yang rela berkorban demi orang lain hanya karena cinta, namun cinta itu berpaling karena tak menyadarinya.
Di dalam kamar ku ambil air wudhu, aku mengadu, dan dalam sela-sela doaku, kurasa inilah babak akhir aku mencintai Lutfhi. Aku merasa airmataku bercucuran menahan kisah cinta yang tak menjadi nyata, aku rindu padamu Ya Allah, berikanlah kebahagiaan untuk Lutfhi bersama istrinya, berikanlah ia keturunan yang mampu mengangkat derajatnya, aku mencintai Lutfhi karena Mu ya Allah. Dalam sisa airmata, cinta dan doaku, aku mendengar pintu kamarku di dobrak, lalu ia datang dengan beberapa orang di belakngnya, aku bisa merasakan bajunya, aku yakin ia memakai baju pengantin, aku bisa menciun bau farfumnya. Ia Lutfhi. Saat aku lemah dalam perjuangan hidup dan mati aku merasakan ia memelukku erat, sangat erat aku merasakan dinginnya airmata Lutfhi yang menetes di pipiku, mungkin airmataku dan air matanya telah menyatu. Dengan mukena yang masih membungkus tubuhku, ia meminta maaf padaku, lalu aku tahu ia menjalankan ijab qobul itu, hatiku menjerit meronta,, aku tidak mau mendengarnya aku ingin pulang dengan tenang.
Tapi itu namaku yang ia sebut,, ia menikahiku dengan maskawin dua kalimah syahadat, apa ini? Aku benar-benar menikah dengannya.
Aku tak sanggup untuk bertahan lama aku puas karena aku telah dinikahinya karena cinta, meski aku yakin aku yang kedua. Tapi aku bahagia karena ia yang pertama dan terakhir dalam hidupku, Dalam pelukannya aku di tuntun izrail untuk kembali kerumahku, SurgaMu ya Allah. Sebelum itu aku mendengar tangisan beberapa orang di sekelilingku dan kecupan Mas lutfhi dikeningku, aku pulang dengan Bahagia.
Didalam surat tertulis
untuk Lutfhi
Uf bagaimana pernikahanmu? lancarkah? semoga Allah melancarkannya hingga kau menyusulku,
O iya semoga perjalanan Di kapal pesiar bersama istrimu menyenangkan,
Tahukah kamu Aku sangat berharap akulah perempuan pertama yang akan kau lihat, aku berharap bisa duduk di pelaminan bersamamu, lalu kita akan menikmati perahu pesiar kita dengan Angin lautnya , Aku berharap akulah yang kedinginan dan kau peluk mesra,
aku rasa aku terlalu banyak berharap,
tak apa toh aku masih bisa melihatmu, melihat keturunanmu, kebahagiaanmu, dan suasana laut dari kapal pesiar, bahkan aku lah yang tahu kamu dan perasaanmu ketimbang istri dan anak-anakmu karna Cintaku terselip Di Bola Matamu, dan aku ikhlas akan itu'. seminggu sebelum itu aku menitipkannya untukmu
Semoga Allah menjadikanmu keluarga Yang Sakinah Mawadah Dan Warahmah…
aku tetap menunggumu
salam sayang
Karunia Silmi Asih
sekian yah,,, terimakasih,,
Namaku Neng Lilis Suryani
Aku sekolah Di SMA N 1 Cianjur
fb: Neng Lilis Suryani
twitter: @laelyz surya

Random Posts

  • Cerpen Cinta Romantis Kenalkan aku pada cinta ~ 02

    Abis baca baca koment, baik yang di fb, di blog, Di BB bahkan yang di inbox juga. Ternyata kebanyakan sudah jadi korban sinetron akan drama #menatap miris. Masih mending juga saia, cuma korban komik #gubrak.Baiklah, sesuai janji di part dua adalah jawabnnya. Happy reading…-} Kenalkan aku pada Cinta ~ 01 "Jatuh cinta itu mudahYang sulit adalah bagaimana untuk mempertahankannya"..Mata Astri terus bergerak dari kanan kekiri seiring lembar demi lembar komik di tangannya yang terus ia balik. Tanpa sadar ia tersenyum – senyum sendiri. Sepertinya imaginya benar – benar mengikuti alur yang di ciptakan oleh sang pembuat komik. Sementara mulutnya tak henti mengunyah Coklat yang ada di sebelah tangannya. Dan sebelum Potongan terakhir itu masuk kedalam mulutnya, Benda coklat itu sudah terlebih dahulu berpindah tangan. Membuat Astri reflek menoleh. Mulutnya maju dua senti saat mendapati wajah tak bersalah seseorang yang telah merampok coklatnya kini dengan santai duduk di sampingnya sambil meraih remot di meja. Menyalakan TV yang ada di hadapan.sebagian

  • Cerpen Remaja “The Prince ~ 08” {Update}

    Oke, sory ya baru sempet benerin. Kemaren lupa soalnya…Hufh. Jadi Jimmy sudah tau siapa aku sebenernya. Tapi untunglah tu anak masih bisa aku ajak kerja sama. Coba kalau nggak. Dia laporin aku ke kakek misalnya. Bisa – bisa aku langsung di seret pulang, terus di kawinin deh. Ih, nggak banget.Ehem, kalau di pikir – pikir aku mau sampai kapan ya kayak gini terus. Masa ia aku maen kucing – kucingan terus sama kakek. Tapi kalau langsung nyerah kan nggak etis juga. Secara udah terlanjur basah . Cuma ngomong – ngomong, gimana sama kabarnya my prince ya?. Apa mungkin kakek bisa nemuin dia?. Terus kalau seandainya kakek bisa nemuin dia, Apa aku siap di jodohin Ya kalau wajahnya keren plus imut kayak lee seung gi (???), Kalau malah jelek kayak pangeran kodok. Gimana donk?. Ah pusing.Belum lagi masalah Kevin selesai, eh malah di tambah masalah baru. Mending jangan di pikirin aja deh.sebagian

  • Cerpen Misteri (story about ana maria)

    This Is Story About Ana MariaAna selalu berdoa kepada Tuhannya : “ Tuhan ! tolonglah aku, tolonglah aku agar aku bisa bertemu dengan ibuku Tuhan !. satukanlah kami kembali seperti dulu !”Tanpa terasa tetesan airmata pun mengalir membasahi pipi Ana. Hari** yang dilalui Ana sangatlah sepi, meskipun ana tinggal di sebuah asrama yang dipenuhi dengan siswa-siswi. Tetapi Ana masih saja sendiri.Ana adalah anak yang tidak sama dengan anak lainnya, ia selalu sendiri dan sendiri, sampai suatu saat.“Lihatlah ! itukan si anak neraka itu !, ngapain dia duduk di pinggir jendela. .. Tumben “ Seru Erica“Sudahlah,, buat apa kau memperhatikan dia, paling-paling dia Cuma ingin mencari malaikat yang akan membebaskan dirinya dalam neraka…. HAHAHAHAHAHAHAHAHA” Ucap Monica“Ahaa,, bisa aja kamu Mon”“..ssttt, ntar diia dengar loh, gawat nanti jangan-jangan qt bisa ikutan masuk neraka juga”“iiya,, iih serem, qt pergi aja yuk”“ yuk..”Oleh: Rezki Fitri Febriana Sudah sering Ana mendengar Ejekan dari siswa-siswi di asrama itu. Namun, Ana tak menggubrisnya. Ana memang lebih suka mengurung dirinya diperpustakaan, diantara buku-buku lapuk yang sudah tua, diantara dinding-dinding besi berdebu yang hampir tak bisa detembus oleh suara apapun, dalam ruangan yang sangat panas dan menggerahkan. Itulah yang menyebabkannya dijuluki gadis neraka.Ana memang buta, tapi dia bisa melihat mahluk lain selain hewan dan manusia. Dia Memang suka mengurung diri diperpustakaan yang sunyi, karena ia melihat begitu banyak hal disana. Ada ibu yang selalu membacakan cerita untuk anaknya, ada yang bernyanyi, ada yang menangis dan ada yang selalu diam. Ana hanya melihati mereka dan, ketika Ana mengajak mereka untuk berkomunikasi, mereka hanya bisa diam terpaku menatap wajah Ana. Berulang kali Ana menyapa mereka, namun tak ada satupun yang bisa mengerti dengan bahasa Ana.“Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, ““Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, ““Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, ““Aku hanya ingin tau dimana ibuku ! dimana ?, “Berulang kali Ana mengucapkan kalimat itu, namun mereka tetap diam, hanya diam menatapi wajah AnaHingga pada suatu hari, Ana keluar meninggalkan asramanya, tanpa ada seorangpun yang tau. Ana berjalan dengan membawa badan yang sempoyongan, melangkah dengan kaki tanpa alas, dengan rambut hitam nya yang tergerai, dan memakai baju asrama yang sudah lusuh.Ana berjalan dengan sangat pelannya..ternyata tiba-tiba ada yang mengikutinya dari belakang..“k..kau !!” kata Ana terbata“Kenapa” kata org itu“Bukankah kau arwah laki-laki yang hanya diam itu, apakah kau mengerti bahasaku ?”“ ya, ini aku…… Mmmmmmmmm begitulah”Arwah laki-laki itu terus saja memandangi Ana tanpa hentinya.“Apa yang kau lihat ?” Ucap Ana“Kau !” kta arwah laki-laki itu“dan ,, Untuk apa kau mengikutiku”“Untuk melindungimu”“Peduli apa kau denganku ?”“Karna kau buta”“Apa hubungannya kebutaanku denganMu?”“Karna aku tau dimana ibumu”“Apa ?? jadi selama ini kau tau dimana ibuku ? ! Kenapa kau tidak pernah mengatakannya padaku, padahal hampir setiap hari aku berteriak bertanya kepada bangsa kalian !”“Sabar dulu, Ana ! , aku akan memberitaumu dan menceritakan semua kepadamu sembari kita berjalan menuju tempat dimana ibumu berada”Mereka berjalan sambil bercerita, mereka berjalan sangatt jauh.. dan tak terasa malampun tiba, mereka berhenti di bawah pohon besar yang sudah tua.“Kemana kau akan membawaku?” tanya Ana.“Ketempat ibumu berada”“Dimana ??”“Ditempat yang tidak akan pernah diketahui oleh manusia”“A..a..pakah masih jauh??”“Sebentar lagi, setelah kau terbangun dari tidurmu.”Perlahan-lahan mata Ana pun terpejam begitu saja dengan pelannya. Tubuhnya seakan-akan menjadi sangat ringan, terangkat dan terbang melayang-layang. Hingga sampai pada suatu tempat, matanya seolah-olah membuka perlahan, dan Ana pun terperangah melihat keindahan yang mungkin tidak akan pernah bisa dibayangkan oleh fikiran manusia.Tiba-tiba..terlihat dari kejauhan seorang wanita paruhbaya berteriak..“ Anakku !!.. Ohh Anakku Ana !!.. Kemarilah nak !,… Ana ? kau kah anakku Ana Maria itu ?!!”“ibu ? benarkah kau ibuku yang selama ini kucari-cari ??”“ iya nak, ini ibumu, datanglah kemari sayang, dan peluklah ibu”Ana pun berlari dengan cepatnya, seolah-olah kakinya tidak letih, seolah-olah badannya tidak lesu, dan seolah-olah matanya tidak buta lagi. Dipeluknya ibunya yang masih terlihat muda itu, berlinangan airmata bahagianya, tersenyum bahagia. Dan dilihat Ana dari kejauhan, sosok arwah laki-laki itu terlihat begitu tampannya sedang ternsenyum turut bahagia melihat kebahagiaan Ana.Tak ditemunya lagi manusia-manusia yang mengejek dan mencelanya. Tak ditemunya lagi nyanyian-nyanyian pujian tiap hari, tak didengarnya lagi lonceng yang berbunyi tiap pagi, tak dilihatnya lagi mahluk-mahluk didalam ruang perpustakaan yang sunyi.Jauh dari tempat Ana berada, siswa-siswi dan biarawati pun panik dengan hilangnya Ana dari Asrama. selang waktu beberapa jam.seorang pengirim surat mendapati jasad Ana yang mengenakan baju asrama tergeletak dibawah pohon besar yang sudah tua. Hingga saat ini kematian ana tak dapat diketahui apa penyebabnya !****

  • Story About us ~ 03 | Cerpen terbaru

    Story About us _ Lagi lagi cerpen yang sempat terlupakan #GetokAdminnya. Thanks for Vhany karena udah ngingetin. Ah, sifat pelupaku sudah mendekati taraf dewa sepertinya. So tanpa perlu basa basi panjang lebar lagi, lanjut baca aja yuks. Oh ya, untuk part sebelumnya bisa klik di sini.Happy reading…!!..Story About usKeesokan harinya, Vanno dengan senangnya duduk di kursi samping tantenya untuk sarapan bareng, yang tentu membuat tante dan omnya bingung, kira-kira nih anak kesambet apa lagi ea? sebagian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*